MEDIACAHAYU – Chelsea akhirnya memenangkan perburuan panjang untuk Alejandro Garnacho.
Klub London Barat itu dilaporkan mencapai kesepakatan dengan Manchester United untuk memboyong pemain sayap Argentina berusia 21 tahun tersebut sebelum jendela transfer Premier League ditutup pada 1 September 2025.
Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, Jumat lalu, kedua klub sepakat di angka 40 juta pound (Rp884 miliar).
Nilai itu lebih rendah dari permintaan awal United sebesar 50 juta pound (Rp1,1 triliun). Negosiasi sempat berjalan alot, namun akhirnya menemui titik temu setelah diskusi intensif.
Garnacho sendiri telah meneken kontrak jangka panjang bersama Chelsea hingga 2032. Bagi The Blues, kedatangan eks pemain Atletico Madrid itu jadi jawaban atas kebutuhan lini serang yang sejak Januari lalu jadi fokus utama manajemen.
Konflik internal ikut mendorong kepindahan Garnacho. Dalam final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur pada Mei 2025, ia hanya duduk di bangku cadangan. Sang pelatih, Ruben Amorim, bahkan secara terbuka menyebut Garnacho “ingin tantangan baru dengan kepemimpinan berbeda.”
Meski menerima tawaran dari Napoli, Bayern Muenchen, hingga godaan finansial dari Arab Saudi, Garnacho memilih menolak semuanya. “Chelsea adalah satu-satunya tujuan,” ujar sumber dekat sang pemain.
Transfer ini diprediksi bakal jadi salah satu transaksi besar yang memanaskan persaingan klasik dua raksasa Premier League: Chelsea dan Manchester United.***















