MEDIACAHAYU – Perayaan HUT ke-80 PT Kereta Api Indonesia (KAI) dibuat beda banget sama Daop 3 Cirebon.
Bukan konser, bukan lomba lari, tapi lomba tarik lokomotif yang digelar di Depo Lokomotif Cirebon, Kamis (18/9). Bayangin aja, tiap tim berisi 10 orang harus narik lokomotif CC 206 seberat ratusan ton sejauh 20 meter.
Deputy Daop 3 Cirebon, Mahira Jati Nugraha, bilang kalau lomba ini nggak cuma seru-seruan, tapi juga punya makna.
“Kegiatan ini memiliki filosofi yaitu dalam menghadapi tantangan yang berat dibutuhkan kerjasama tim yang baik, semangat tinggi, dan pantang menyerah, sehingga beban seberat apapun dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Mahira.
Total ada 16 tim yang ikut, katanya, mulai dari internal KAI sampai Dinas Perhubungan Kota Cirebon dan komunitas pecinta kereta api. Sistemnya gugur, jadi tiap tim harus all-out kalau nggak mau tersingkir.
Helm safety dan sarung tangan jadi perlengkapan wajib biar lomba tetap aman.
Hasilnya, Unit JJ sukses jadi juara pertama, disusul Depo Lok di posisi kedua, dan Balai Yasa Mekanik di posisi ketiga.
Menurut Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, lomba ini memang beda dari yang lain.
“Kenapa lomba tarik lokomotif ini diadakan karena lomba ini adalah lomba yang tak biasa, dan hanya dapat dilaksanakan di KAI saja, sehingga menjadi lomba yang khas dan menarik untuk diikuti,” jelasnya.
Selain keseruan, ada juga pesan yang pengen dibawa KAI lewat acara ini.
“KAI berharap dengan mengikuti lomba ini para pekerja dapat menumbuhkan mempererat solidaritas dan semangat kerja sama untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan. Hal ini sejalan dengan tema HUT ke-80 KAI Semakin Melayani,” tutup Muhib.***















