Cirebon, Mediacahayu – Subuh belum lama berlalu ketika Bahar akhirnya menepikan kendaraannya di kawasan Cibiru, Kota Bandung. Perjalanan panjang dari Tangerang menuju Garut membuat tubuhnya lelah.
Kemacetan sepanjang jalur mudik memaksanya mencari tempat istirahat yang aman. Ia tak sengaja melihat sebuah posko di halaman SDN 090 Cibiru.
Tanpa banyak pikir, ia langsung berhenti.
“Saya tahunya pas lewat saja. Kebetulan lihat ada posko, jadi langsung mampir buat istirahat. Fasilitasnya sangat baik, petugasnya ramah, makanan juga lengkap,” ujar Bahar. Dikutip Senin 23 Maret 2026.
Posko Mudik Kolaborasi Pemerintah Kota Bandung di SDN 090 Cibiru memang menjadi tempat singgah yang banyak dicari pemudik.
Terletak di jalur timur Kota Bandung, posko ini memberi ruang jeda bagi perjalanan panjang yang melelahkan.
Bahar berangkat pada malam hari. Ia tiba di Cibiru saat fajar, setelah berjam-jam berkendara di tengah arus mudik yang padat. Bagi dirinya, keberadaan posko tersebut seperti menemukan oase di tengah perjalanan.
Cerita serupa datang dari Widi, pemudik asal Cikarang yang menuju Tasikmalaya. Bahkan, ia sudah dua kali memanfaatkan posko tersebut, saat berangkat maupun ketika arus balik.
“Awalnya mau istirahat di SPBU, tapi penuh. Akhirnya coba ke sini, ternyata enak banget. Pelayanannya ramah, fasilitasnya lengkap. Makanya pas pulang ke sini lagi,” katanya.
Menurut Widi, posko ini sangat membantu pemudik yang membawa keluarga. Anak-anak bisa beristirahat dengan nyaman, sementara orang tua memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan.
“Toiletnya bersih, adem, makanan banyak, anak saya juga jadi nyaman istirahat di sini. Apalagi semuanya gratis,” tambahnya.
Koordinator Tim Piket 2 BPBD Kota Bandung, Fachfi, mengatakan Posko Kolaborasi SDN 090 Cibiru mulai beroperasi sejak 15 Maret hingga 27 Maret 2026. Hingga kini, ratusan pemudik telah memanfaatkannya.
“Sampai saat ini sudah ada sekitar 765 pengunjung yang datang. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan mulai meningkatnya arus balik,” ujarnya.
Berbagai fasilitas disediakan untuk menunjang kenyamanan pemudik. Mulai dari tempat istirahat, makanan ringan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga musala dan toilet. Semua layanan tersebut diberikan tanpa biaya.
Posko ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi, mulai dari BPBD Kota Bandung, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Kecamatan Cibiru, hingga dukungan TNI, Polri, dan PMI.
Fachfi juga mengungkapkan, selama operasional posko, banyak kisah menarik dari para pemudik. Salah satunya pemudik asal Bogor yang menempuh perjalanan menuju Garut menggunakan sepeda dan bermalam di posko tersebut.
“Kami mengajak para pemudik untuk mampir dan beristirahat di Posko Kolaborasi SDN 090 Cibiru. Lokasinya sebelum Bundaran Cibiru, di sebelah kanan jalan. Semua fasilitas yang kami sediakan gratis,” katanya.
Di tengah perjalanan panjang yang melelahkan, posko sederhana di halaman sekolah itu menjadi ruang singgah yang memberi jeda.
Bukan sekadar tempat istirahat, tetapi juga pengingat bahwa perjalanan mudik bukan hanya soal jarak, melainkan tentang keselamatan, kenyamanan, dan kepedulian.***















