-->
Media Cah Ayu
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
No Result
View All Result
Media Cah Ayu
No Result
View All Result
Home BERITA

Dua Spesies Kunang-Kunang Ditemukan di Kebun Raya Bali, Bioindikator Lingkungan Alami

by Dharma Surya
Dua Spesies Kunang-Kunang Ditemukan di Kebun Raya Bali, Bioindikator Lingkungan Alami
Share on FacebookShare on Twitter

Mediacahayu – Di lereng sejuk Bedugul, ketika kabut turun perlahan dan malam memantulkan aroma tanah basah, titik-titik cahaya kecil muncul di sela vegetasi.

Mereka bergerak pelan, berkelebat di antara semak lembap dan batang paku-pakuan—seolah hutan sedang bernapas dalam cahaya.

Itulah kunang-kunang, serangga malam yang sejak lama mewarnai imajinasi manusia, dan kini kembali dipastikan hidup di kawasan Kebun Raya Bali.

Hasil eksplorasi biodiversitas menunjukkan keberadaan dua kelompok spesies,
Lamprigera spp yang berukuran lebih besar dan memancarkan cahaya terang stabil, serta Abscondita spp yang kerap melintas rendah di area lembap dan vegetasi alami.

Temuan ini tidak hanya menegaskan kekayaan fauna Pulau Dewata, tetapi juga membuka kembali percakapan tentang keseimbangan ekologis yang rapuh.

“Eksplorasi dan proteksi kunang-kunang menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan alam, sekaligus sarana edukasi konservasi bagi masyarakat,” ujar Hadhiyyah N. Cahyono, East Deputy of Horticulture Kebun Raya.

Cahaya yang Tidak Menghasilkan Panas — Bahasa Sunyi dari Alam

Kunang-kunang menghasilkan cahayanya melalui bioluminesensi, reaksi kimia alami yang hampir tanpa panas. Di hutan, cahaya itu adalah bahasa, bukan sekadar atraksi visual.

Ia menjadi sinyal komunikasi, penanda keberadaan pasangan, sekaligus bagian dari siklus kehidupan yang telah berjalan ribuan tahun.

Menurut Lilik Kundar Setiadi, Kurator Museum Serangga Jagat Satwa Nusantara TMII, keberadaan kunang-kunang selalu berkait erat dengan kualitas lingkungan.

“Kunang-kunang merupakan bioindikator ekosistem yang sehat. Jika mereka masih ditemukan, artinya lingkungan relatif bersih dan minim pencemaran,” katanya.

Di Kebun Raya Bali, kondisi topografi dataran tinggi, tutupan vegetasi beragam, serta pencahayaan malam yang rendah memberi ruang bagi spesies nokturnal dan krepuskular untuk bertahan.

Eksplorasi dilakukan di area lembap dengan serasah alami—tempat siklus hidup kunang-kunang berlangsung diam-diam.

Pelajaran dari Cahaya Kecil

Temuan ini menjadi dasar penting bagi penguatan proteksi habitat. Di tengah ekspansi wisata dan aktivitas manusia, keberadaan kunang-kunang mengingatkan bahwa lanskap Bali tidak hanya dihuni manusia, tetapi juga kehidupan kecil yang menjaga ekosistem tetap utuh.

Kebun Raya Bali kini mendorong kawasan tersebut sebagai ruang edukasi ekologis terbuka—bukan sekadar destinasi wisata, melainkan laboratorium alam hidup tempat pengunjung belajar menghargai keheningan, ritme malam, dan cahaya kecil yang memantulkan harapan.

Di hutan Bedugul, kunang-kunang mungkin terlihat sederhana. Namun setiap kilau yang muncul di antara dedaunan adalah narasi yang lebih luas tentang kesabaran alam, tentang keseimbangan, dan tentang tanggung jawab manusia untuk menjaganya.***

Tags: bedugul balibioindikator lingkunganekosistem hutankeanekaragaman hayatikebun raya balikonservasi alamkunang-kunangsatwa nokturnal
Previous Post

Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Sepakat Pertahankan Kebun Binatang sebagai RTH

Next Post

Solidaritas Pembalap F1, Norris Dapat Dukungan Hamilton dan Vettel

Dharma Surya

Dharma Surya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 138 Follower
  • 206k Subscriber
  • 23.9k Follower
  • 99 Subscriber
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Home 1

HUT KE 2 RADIO CAHAYU CIREBON

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Surati Mendikti, Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa Yang Gagal Ikut SNBP

Bale Jaya Dewata Jadi Kantor Dedi Mulyadi di Wilayah Cirebon

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

3 Layanan BNI yang Tetap Aktif Saat Libur Paskah 2026

3 Layanan BNI yang Tetap Aktif Saat Libur Paskah 2026

With 150 million daily active users, Instagram Stories is launching ads

Washington prepares for Donald Trump’s big moment

CS:GO ELeague Major pools and tournament schedule announced

3 Layanan BNI yang Tetap Aktif Saat Libur Paskah 2026

3 Layanan BNI yang Tetap Aktif Saat Libur Paskah 2026

Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, menekankan Lembaga penyiaran punya andil besar menjaga karakter bangsa demi kemajuan ke depan. Foto Istimewa.

KPID Jabar Siap Jawab Tantangan Digital 2026, Ini Kuncinya

Cirebon Bisa Untung Besar! KDM Dorong Wisata Budaya Jadi Mesin Uang

Cirebon Bisa Untung Besar! KDM Dorong Wisata Budaya Jadi Mesin Uang

5 Fakta Terbaru BLT Kesra Rp900.000 April 2026

5 Fakta Terbaru BLT Kesra Rp900.000 April 2026

Recent News

3 Layanan BNI yang Tetap Aktif Saat Libur Paskah 2026

3 Layanan BNI yang Tetap Aktif Saat Libur Paskah 2026

Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, menekankan Lembaga penyiaran punya andil besar menjaga karakter bangsa demi kemajuan ke depan. Foto Istimewa.

KPID Jabar Siap Jawab Tantangan Digital 2026, Ini Kuncinya

Cirebon Bisa Untung Besar! KDM Dorong Wisata Budaya Jadi Mesin Uang

Cirebon Bisa Untung Besar! KDM Dorong Wisata Budaya Jadi Mesin Uang

5 Fakta Terbaru BLT Kesra Rp900.000 April 2026

5 Fakta Terbaru BLT Kesra Rp900.000 April 2026

  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
Hubungi Kami: Radio Cah Ayu Cirebon
Cempaka Wangi Regency No.L 26, Cempaka, Kec. Talun,
Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45171
+628112239881

© 2022 MEDIA CAH AYU

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA

© 2022 MEDIA CAH AYU