Cirebon, Mediacahayu — Di tengah tekanan biaya transportasi dan kemacetan antarkota, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menegaskan posisinya sebagai penyedia moda transportasi publik yang efisien, murah, dan andal.
Jalur rel yang relatif bebas hambatan lalu lintas menjadi keunggulan utama kereta api dalam menjaga kecepatan sekaligus ketepatan waktu perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyatakan layanan kereta api dengan tarif terjangkau dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat lintas daerah, tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan kenyamanan.
“Kami berupaya menyediakan layanan Kereta Api yang tidak hanya murah, tetapi juga cepat dan nyaman. Hal ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi,” ujar Muhibbuddin. Dikutip Jumat (16/1)
Menurut KAI Daop 3, keunggulan utama kereta api terletak pada kepastian waktu tempuh. Dengan tingkat ketepatan waktu atau On Time Performance yang tinggi, pelanggan memperoleh kepastian perjalanan—faktor yang kerap menjadi masalah pada moda transportasi berbasis jalan raya.
Selain efisiensi waktu, aspek ekonomis juga menjadi daya tarik. KAI menyediakan beragam pilihan kelas layanan dan skema tarif, sehingga masyarakat memiliki alternatif perjalanan dengan harga terjangkau namun tetap mengedepankan kualitas layanan.
“Dengan sistem operasional yang terjadwal dan terintegrasi, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang lebih cepat, aman, dan terjangkau. KAI Daop 3 terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat,” kata Muhibbuddin.
Untuk mendukung akses menuju Cirebon, KAI Daop 3 melayani sejumlah relasi strategis. Dari Purwokerto ke Cirebon, waktu tempuh berkisar 1 hingga 1,5 jam dengan tarif mulai Rp45.000 untuk kelas ekonomi dan Rp100.000 untuk kelas eksekutif, dilayani antara lain oleh KA Ranggajati, Cakrabuana, hingga Argo Lawu.
Relasi Semarang–Cirebon ditempuh dalam waktu 1,5 hingga 3 jam, dengan tarif mulai Rp105.000 untuk kelas ekonomi dan Rp140.000 untuk kelas eksekutif, menggunakan KA Argo Bromo Anggrek, Argo Muria, Sembrani, hingga Jayabaya.
Sementara dari Jakarta ke Cirebon, perjalanan memakan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam dengan tarif kelas eksekutif di kisaran Rp215.000–Rp250.000.
KAI memastikan harga tersebut dapat diperoleh mulai dua jam sebelum keberangkatan selama kuota masih tersedia, baik melalui loket stasiun maupun aplikasi Access by KAI.
Di luar aspek tarif dan waktu tempuh, KAI Daop 3 juga terus membenahi sarana dan prasarana. Modernisasi fasilitas stasiun serta peningkatan layanan di atas kereta dilakukan untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan semakin kompetitif.
“Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan layanan kereta api sebagai transportasi yang ekonomis, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota,” tutup Muhibbuddin.***















