Jakarta, Mediacahayu — Penyanyi Marcell Siahaan memilih jalur sunyi untuk kembali bersuara.
Bersama istrinya, Rima Melati Adams, ia merilis Mulanya Disini, lagu klasik era 1980-an milik band Malaysia, Freedom, yang kini dikemas ulang dengan pendekatan intim dan bersahaja.
Tak ada upaya untuk membesarkan aransemen atau menjejalkan ornamen berlebih. Versi terbaru Mulanya Disini justru memberi ruang pada makna untuk tumbuh perlahan—seperti hubungan yang dirawat dengan kesabaran.
Lagu ini menjadi pertemuan dua suara yang dibentuk oleh waktu, kebersamaan, dan pertumbuhan.
“Keindahannya ada pada kejujuran. Tugas kami hanya menyampaikannya dengan tulus,” kata Marcell dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (28/1)
Bagi Rima Melati Adams, lagu ini bukan sekadar potongan masa lalu. Ia mengaku telah mengenal Mulanya Disini sejak kecil, saat tumbuh besar di Singapura.
Kini, setelah lebih dari 17 tahun menjalani pernikahan bersama Marcell, lagu tersebut hadir kembali dengan makna yang berbeda.
“Mulanya Disini bukan hanya nostalgia,” ujar Rima. Lagu itu, menurut dia, menjadi refleksi perjalanan hidup—tentang cinta yang terus dipilih, dipelihara, dan kerap dimulai kembali.
Pesan kebersamaan, kesabaran, dan tanggung jawab menjadi inti yang ingin disampaikan pasangan ini.
Cinta, dalam lagu tersebut, tidak diposisikan sebagai konsep ideal yang sempurna, melainkan sebagai keputusan yang diambil setiap hari—sering kali dengan keberanian untuk kembali ke titik awal.
Proses rekaman dilakukan dengan pendekatan minimalis dan personal. Aransemen yang tenang memberi ruang bagi emosi, membiarkan lirik bekerja tanpa gangguan.
Dua vokal yang telah lama saling mengenal itu menyatu, bukan untuk saling menonjolkan, melainkan saling menguatkan.
Lewat Mulanya Disini, Marcell dan Rima seolah mengajak pendengar menengok kembali makna relasi yang dijalani perlahan.
Sebuah lagu lama yang diberi napas baru—bukan untuk mengulang masa lalu, tetapi untuk merayakan perjalanan yang terus dipilih, hari demi hari.***















