mediacahahyu – Gelap yang menyelimuti beberapa wilayah terdampak bencana di Sumatra perlahan mulai terpecah.
Bukan oleh genset atau kendaraan operasional yang kerap menjadi penanda situasi darurat, melainkan oleh sumber cahaya yang lebih tenang—PLTS Portable kiriman Len yang mulai bergerak menuju lokasi bencana melalui KRI Surabaya-591.
Pengiriman sepuluh perangkat PLTS Portable ini menjadi salah satu upaya konkret mempercepat pemulihan sistem kelistrikan yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.
Perangkat berkapasitas 100 dan 200 watt itu diserahkan kepada Kementerian Pertahanan RI, melalui Letkol Erya Rahman Hakim, sebelum diberangkatkan dari pangkalan Kolinlamil Jakarta.
Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., menyebut langkah ini sebagai bentuk respons cepat sekaligus komitmen perusahaan terhadap kebutuhan energi yang andal di wilayah bencana.
“Ini adalah perwujudan kompetensi inti kami dalam menyediakan solusi energi berkelanjutan,” ujar Joga.
PLTS Portable tersebut mengandalkan baterai LiFePO4, jenis baterai yang dikenal aman, stabil, dan memiliki daya tahan panjang. Setiap perangkat juga dibekali berbagai macam output—AC, USB, hingga DC—yang memungkinkan pengguna menyalakan lampu, mengisi daya perangkat komunikasi, hingga mendukung operasi lapangan tim tanggap darurat.
Dirancang sebagai solusi mandiri, perangkat ini bekerja sepenuhnya tanpa bergantung pada jaringan listrik.
Panel surya yang terpasang memungkinkan pengisian ulang otomatis melalui sinar matahari, menjadikannya sumber energi yang efisien, fleksibel, dan ramah lingkungan.
Bagi Len, kehadiran PLTS Portable di wilayah terdampak bukan semata fungsi teknis. Ini adalah langkah strategis perusahaan yang selama bertahun-tahun membangun portofolio di sektor energi terbarukan, termasuk pengembangan PLTS skala besar dan teknologi sistem surya di Indonesia.
Dengan hadirnya perangkat ini, diharapkan aktivitas kritis—penerangan darurat, koordinasi tim penyelamat, hingga layanan dasar masyarakat—dapat terus berjalan tanpa hambatan.
“Kami berharap PLTS Portable ini bisa mempercepat pemulihan layanan penting di lapangan,” ujar Joga.
Dalam kondisi bencana, cahaya yang stabil sering kali menjadi penanda harapan. Melalui teknologi yang sederhana namun fungsional ini, upaya pemulihan di Sumatra mendapat tambahan dukungan yang diharapkan membantu mempercepat kembalinya kehidupan normal masyarakat.***















