-->
Media Cah Ayu
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
No Result
View All Result
Media Cah Ayu
No Result
View All Result
Home BERITA

Sering Nyeri Perut Setelah Makan? Waspadai Masalah Empedu

by Dharma Surya
Begini Cara Cegah Berat Badan Naik Akibat Kurang Tidur dan Stres
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Mediacahayu — Rasa tidak nyaman di perut setelah makan kerap dianggap gangguan pencernaan biasa.

Namun, jika nyeri datang berulang, menusuk, atau disertai mual, tubuh bisa sedang memberi sinyal masalah kesehatan yang lebih serius.

Dokter ahli anestesi dan pengobatan nyeri Kunal Sood mengingatkan bahwa sakit perut hebat setelah makan—terutama makanan berlemak—dapat berkaitan dengan batu empedu, kondisi yang sering luput dikenali sejak dini.

“Batu empedu adalah gumpalan padat yang terbentuk di dalam kantung empedu ketika empedu menjadi terlalu pekat, biasanya dengan kolesterol atau pigmen,” kata Sood, seperti dikutip dari Hindustan Times Sabtu 17 Januari 2025

Menurut Sood, masalah muncul ketika batu empedu menyumbat saluran empedu. Kondisi ini memicu kolik bilier, nyeri tajam yang bisa terasa di perut kanan atas hingga punggung.

“Penyumbatan tersebut menyebabkan kolik bilier, yaitu nyeri tajam dan hebat yang sering terasa di perut kanan atas atau punggung atas, biasanya setelah makan makanan yang sangat berlemak,” ujarnya.

Tak jarang, rasa sakit ini disertai mual atau muntah dan dapat berlangsung selama berjam-jam.

“Hal ini dapat disertai mual atau muntah. Dan begitu mulai, rasa sakitnya dapat berlangsung selama berjam-jam,” tambahnya.

Dalam keseharian, gaya hidup turut berperan. Sood menyebut batu empedu lebih sering dialami perempuan, orang dengan kelebihan berat badan, penderita diabetes, serta mereka yang mengalami perubahan berat badan secara drastis—termasuk penurunan berat badan cepat.

Jika nyeri tajam di perut muncul berulang kali dalam sepekan, itu bisa menjadi tanda kantung empedu tidak berfungsi optimal.

“Diagnosis dilakukan melalui USG, yang dapat mendeteksi bahkan batu kecil atau tanda-tanda peradangan,” kata Sood.

Batu empedu yang tidak menimbulkan keluhan biasanya cukup dipantau. Namun, jika nyeri datang berulang dan mengganggu aktivitas, konsultasi medis menjadi langkah penting agar penanganan bisa dilakukan lebih dini.

Dalam beberapa kasus, dokter dapat merekomendasikan tindakan operasi minimal invasif.

“Jika diperlukan maka pasien dengan batu empedu bisa direkomendasikan untuk menjalani kolesistektomi laparoskopi,” ujar Sood.

“Setelah kantung empedu diangkat, empedu mengalir langsung ke usus, dan bagi kebanyakan orang, serangan yang menyakitkan tersebut akan berhenti sepenuhnya.” katanya.

Mendengarkan sinyal tubuh menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Nyeri perut yang terus berulang bukan sekadar soal salah makan—bisa jadi alarm kesehatan yang tak boleh diabaikan.***

Tags: batu empedugaya hidup sehatkesehatankesehatan pencernaannyeri perutsakit perut
Previous Post

Bali Kembali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Next Post

Banjir Ganggu Jalur Utara, KAI Daop 3 Cirebon Minta Maaf

Dharma Surya

Dharma Surya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 138 Follower
  • 206k Subscriber
  • 23.9k Follower
  • 99 Subscriber
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Home 1

HUT KE 2 RADIO CAHAYU CIREBON

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Surati Mendikti, Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa Yang Gagal Ikut SNBP

Bale Jaya Dewata Jadi Kantor Dedi Mulyadi di Wilayah Cirebon

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

Tips Sukses Lolos Tes CPNS, 6 Rahasia Menghadapi Tantangan dan Memaksimalkan Persiapan

UPI Tembus Top 150 Dunia Bidang Pendidikan Versi QS 2026

With 150 million daily active users, Instagram Stories is launching ads

Washington prepares for Donald Trump’s big moment

CS:GO ELeague Major pools and tournament schedule announced

Tips Sukses Lolos Tes CPNS, 6 Rahasia Menghadapi Tantangan dan Memaksimalkan Persiapan

UPI Tembus Top 150 Dunia Bidang Pendidikan Versi QS 2026

Tokoh Penyakit Dalam Unpad Prof Rachmat Soelaeman Tutup Usia

Tokoh Penyakit Dalam Unpad Prof Rachmat Soelaeman Tutup Usia

KPPU Denda 97 Pinjol Rp755 Miliar, Terbukti Kartel Bunga

KPPU Denda 97 Pinjol Rp755 Miliar, Terbukti Kartel Bunga

Pemudik Roda Dua Sebut Perjalanan Lebaran 2026 Aman dan Minim Kecelakaan

Pemudik Roda Dua Sebut Perjalanan Lebaran 2026 Aman dan Minim Kecelakaan

Recent News

Tips Sukses Lolos Tes CPNS, 6 Rahasia Menghadapi Tantangan dan Memaksimalkan Persiapan

UPI Tembus Top 150 Dunia Bidang Pendidikan Versi QS 2026

Tokoh Penyakit Dalam Unpad Prof Rachmat Soelaeman Tutup Usia

Tokoh Penyakit Dalam Unpad Prof Rachmat Soelaeman Tutup Usia

KPPU Denda 97 Pinjol Rp755 Miliar, Terbukti Kartel Bunga

KPPU Denda 97 Pinjol Rp755 Miliar, Terbukti Kartel Bunga

Pemudik Roda Dua Sebut Perjalanan Lebaran 2026 Aman dan Minim Kecelakaan

Pemudik Roda Dua Sebut Perjalanan Lebaran 2026 Aman dan Minim Kecelakaan

  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
Hubungi Kami: Radio Cah Ayu Cirebon
Cempaka Wangi Regency No.L 26, Cempaka, Kec. Talun,
Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45171
+628112239881

© 2022 MEDIA CAH AYU

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA

© 2022 MEDIA CAH AYU