-->
Media Cah Ayu
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
No Result
View All Result
Media Cah Ayu
No Result
View All Result
Home BERITA

Google Gandeng Pentagon, AI Dipakai untuk Operasi Pemerintah AS

by Dharma Surya
Google Gandeng Pentagon, AI Dipakai untuk Operasi Pemerintah AS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Mediacahayu — Google resmi menandatangani kesepakatan dengan Pentagon untuk menyediakan akses teknologi kecerdasan buatan (AI) bagi kepentingan pemerintah Amerika Serikat. Detail kontrak belum dibuka ke publik.

Laporan The Information yang dikutip Engadget menyebut kerja sama ini memungkinkan Pentagon menggunakan model AI komersial Google melalui infrastruktur perusahaan tersebut.

Sumber internal menyebut ada batasan dalam kesepakatan. Teknologi AI Google, kata mereka, tidak boleh digunakan untuk pengawasan massal maupun pengembangan senjata otonom tanpa kendali manusia.

Namun, klausul itu tidak sepenuhnya memberi kendali kepada Google. Pemerintah Amerika tetap memiliki kewenangan penuh dalam menentukan penggunaan teknologi tersebut, tanpa hak veto dari pihak perusahaan.

Juru bicara Google menegaskan kerja sama ini merupakan pendekatan yang “bertanggung jawab” dalam mendukung keamanan nasional.

Ia mengatakan, “penyediaan akses API terhadap model komersialnya, termasuk melalui infrastruktur Google, merupakan pendekatan yang bertanggung jawab untuk mendukung keamanan nasional.”

Google juga kembali menegaskan posisinya.

Perusahaan itu menyatakan bahwa AI tidak seharusnya digunakan untuk pemantauan massal atau persenjataan otonom tanpa pengawasan manusia yang layak.

Di sisi lain, resistensi muncul dari dalam perusahaan. Hampir 600 karyawan Google menandatangani surat terbuka yang ditujukan kepada CEO Sundar Pichai. Mereka mendesak agar perusahaan tidak melanjutkan kerja sama serupa dengan Pentagon.

Dalam surat tersebut, para karyawan memperingatkan potensi penyalahgunaan teknologi.

Mereka menulis bahwa penyalahgunaan teknologi yang turut mereka bangun menyebabkan hilangnya nyawa manusia dan memberi ancaman kepada kebebasan sipil.

Kekhawatiran itu juga menyasar dampak jangka panjang AI. Para pegawai menilai teknologi ini berpotensi memusatkan kekuasaan dan tetap memiliki risiko kesalahan dalam penggunaannya.

Google bukan satu-satunya pemain. Sejumlah perusahaan seperti OpenAI dan xAI sebelumnya juga dikabarkan memiliki kontrak AI dengan pemerintah Amerika Serikat.

Sementara itu, Anthropic dilaporkan sempat menjalin kerja sama serupa, namun menolak permintaan pemerintah untuk melonggarkan pembatasan terkait penggunaan senjata dan pengawasan. Penolakan itu berujung pada dihentikannya layanan Anthropic di lingkungan federal.

Hingga kini, belum ada informasi mengenai nilai kontrak maupun sejauh mana teknologi AI Google akan digunakan dalam operasi pemerintah Amerika Serikat.***

Tags: AIAI pemerintahAnthropicgeopolitik teknologiGoogleGoogle AIkeamanan nasionalkecerdasan buatankontrak teknologiopenaipengawasan digitalPentagonSundar Pichaiteknologi militerxAI
Previous Post

Puspa Swara Wanoja Sunda di Garut, Perempuan Jadi Garda Pelestarian Budaya

Next Post

Harga Rp1 Jutaan, Poco C81 Pro Tawarkan Layar Besar 6,9 Inci

Dharma Surya

Dharma Surya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 137 Follower
  • 206k Subscriber
  • 23.9k Follower
  • 99 Subscriber
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Home 1

HUT KE 2 RADIO CAHAYU CIREBON

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Surati Mendikti, Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa Yang Gagal Ikut SNBP

Bale Jaya Dewata Jadi Kantor Dedi Mulyadi di Wilayah Cirebon

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

Cerita Korban KRL Bekasi: Saat Trauma Healing Jadi Penopang Harapan

Cerita Korban KRL Bekasi: Saat Trauma Healing Jadi Penopang Harapan

With 150 million daily active users, Instagram Stories is launching ads

Washington prepares for Donald Trump’s big moment

CS:GO ELeague Major pools and tournament schedule announced

Cerita Korban KRL Bekasi: Saat Trauma Healing Jadi Penopang Harapan

Cerita Korban KRL Bekasi: Saat Trauma Healing Jadi Penopang Harapan

Intervensi Negara di Aplikasi Ojol, Potongan Ditekan Jadi 8 Persen

Intervensi Negara di Aplikasi Ojol, Potongan Ditekan Jadi 8 Persen

Jabrix Expo 3.0 Jadi Panggung Kolaborasi, DE-CIX Bidik Akselerasi Bisnis Digital

Jabrix Expo 3.0 Jadi Panggung Kolaborasi, DE-CIX Bidik Akselerasi Bisnis Digital

UPI Naik Peringkat, Tembus Enam Besar Kampus Berprestasi Nasional 2026

UPI Naik Peringkat, Tembus Enam Besar Kampus Berprestasi Nasional 2026

Recent News

Cerita Korban KRL Bekasi: Saat Trauma Healing Jadi Penopang Harapan

Cerita Korban KRL Bekasi: Saat Trauma Healing Jadi Penopang Harapan

Intervensi Negara di Aplikasi Ojol, Potongan Ditekan Jadi 8 Persen

Intervensi Negara di Aplikasi Ojol, Potongan Ditekan Jadi 8 Persen

Jabrix Expo 3.0 Jadi Panggung Kolaborasi, DE-CIX Bidik Akselerasi Bisnis Digital

Jabrix Expo 3.0 Jadi Panggung Kolaborasi, DE-CIX Bidik Akselerasi Bisnis Digital

UPI Naik Peringkat, Tembus Enam Besar Kampus Berprestasi Nasional 2026

UPI Naik Peringkat, Tembus Enam Besar Kampus Berprestasi Nasional 2026

  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
Hubungi Kami: Radio Cah Ayu Cirebon
Cempaka Wangi Regency No.L 26, Cempaka, Kec. Talun,
Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45171
+628112239881

© 2022 MEDIA CAH AYU

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA

© 2022 MEDIA CAH AYU