Jakarta, Mediacahayu — Poco memperluas lini ponsel terjangkau lewat peluncuran Poco C81 Pro di pasar global. Model ini hadir sebagai penguatan seri C, menyasar pengguna entry-level dengan kebutuhan dasar.
Mengutip laporan Gizmochina, perangkat ini meluncur tak lama setelah varian Poco C81 dan Poco C81x diperkenalkan di India. Secara umum, ketiganya berbagi spesifikasi serupa dengan peningkatan minor pada versi Pro.
Dari sisi tampilan, Poco C81 Pro mengusung layar LCD 6,9 inci beresolusi HD+ dengan refresh rate 120Hz. Kombinasi ini memang belum menyasar kualitas visual tinggi, namun cukup untuk menghadirkan navigasi yang lebih halus saat menggulir layar atau berpindah aplikasi.
Untuk performa, ponsel ini ditenagai chipset Unisoc T7250 yang ditujukan bagi penggunaan ringan. Kemampuannya disebut berada di level chipset lama seperti Snapdragon 680 atau Helio G85—cukup untuk pesan instan, streaming, hingga gim kasual.
Perangkat ini dibekali RAM 4GB dengan opsi penyimpanan hingga 256GB, serta dukungan kartu microSD. Di sektor kamera, Poco menyematkan sensor utama 13MP dan kamera depan 8MP untuk kebutuhan swafoto dan video call.
Daya tahan menjadi salah satu nilai jual utama. Baterai berkapasitas 6.000 mAh diklaim mampu bertahan seharian bahkan lebih untuk penggunaan ringan. Namun, kecepatan pengisian masih terbatas di 15W, yang berarti waktu pengisian relatif lebih lama.
Poco C81 Pro menjalankan sistem operasi Android 15 dengan antarmuka HyperOS 3. Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait dukungan pembaruan jangka panjang.
Untuk harga, perangkat ini dipasarkan mulai 99 dolar AS atau sekitar Rp1,7 juta untuk varian dasar 4GB/64GB. Varian 4GB/128GB dijual sekitar Rp1,8 juta, sedangkan model 4GB/256GB mencapai Rp2,2 juta.
Dengan kombinasi layar besar, refresh rate tinggi, dan baterai jumbo, Poco C81 Pro tampak diarahkan untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan dan pengalaman visual luas, meski harus berkompromi pada performa dan resolusi layar.***















