MEDIACAHAYU – OpenAI makin agresif aja. Setelah bikin heboh dengan ChatGPT dan Atlas, kali ini mereka resmi memborong startup Sky, aplikasi antarmuka AI yang didesain khusus buat pengguna Mac.
Sky sendiri dikembangkan oleh Software Applications, Inc., startup yang digawangi trio eks-Apple: Ari Weinstein, Conrad Kramer, dan Kim Beverett.
Kalau nama Weinstein dan Kramer kedengeran familiar, itu karena mereka adalah otak di balik Workflow, aplikasi otomatisasi yang dulu dibeli Apple dan jadi cikal bakal fitur Shortcuts di iOS.
Jadi, bisa dibilang Sky adalah “anak ideologis” dari otak-otak yang udah pernah bikin Apple jatuh cinta.
Nah, apa sih yang bikin Sky spesial?
Bayangin kamu lagi ngoding, nyusun rencana kerja, atau nulis email—dan Sky nongol kayak asisten pribadi yang paham banget konteks layar kamu.
Dia bisa melihat tampilan desktop kamu, ngerti perintah, dan langsung eksekusi di berbagai aplikasi. Bukan sekadar chatbot, tapi kayak teman kerja digital yang beneran tahu kamu lagi ngapain.
CEO Software Applications, Ari Weinstein, bilang, “Kami selalu ingin komputer jadi lebih memberdayakan, bisa menyesuaikan diri, dan lebih intuitif. Dengan model bahasa besar, kami akhirnya bisa mewujudkannya.”
Sounds like the future, right?
OpenAI belum buka-bukaan soal nilai akuisisi ini, tapi data dari PitchBook nyebutin kalau Software Applications udah dapat pendanaan sekitar 6,5 juta dolar AS dari nama-nama keren kayak Sam Altman (CEO OpenAI), Dylan Field (CEO Figma), plus investor modal ventura Context Ventures dan Stellation Capital.
Proses akuisisinya sendiri dikawal langsung oleh Nick Turley (Kepala ChatGPT) dan Fidji Simo (CEO Divisi Aplikasi OpenAI). Jadi bukan sekadar beli startup, tapi lebih ke “menarik keluarga baru” buat gabung ke ekosistem AI OpenAI.
Kalau diliat dari strategi besarnya, langkah ini jelas ngarah ke satu hal OpenAI pengin bikin AI yang nempel banget sama keseharian pengguna komputer.
Bukan cuma lewat browser (kayak ChatGPT Atlas), tapi langsung masuk ke sistem operasi dan bantu pengguna berpikir, nulis, dan berkreasi.
Dan yang paling menarik: Sky belum dirilis ke publik. Jadi, kemungkinan besar, bakal ada gebrakan besar dari OpenAI buat pengguna Mac di tahun depan.
Mungkin kayak Siri versi ChatGPT — tapi jauh lebih pintar dan fleksibel.
Jadi kalau kamu pengguna Mac yang suka kerja cepat, siap-siap aja: masa depan komputasi personal bakal makin berasa “hidup” berkat Sky dan OpenAI.***















