MEDIACAHAYU — Universitas Padjadjaran (Unpad) lagi sibuk nih! Kampus kebanggaan ini resmi membuka proses pemilihan anggota Majelis Wali Amanat (MWA) dari unsur masyarakat untuk periode 2025–2030.
Pemilihan ini bukan sekadar acara rutin, tapi jadi momen penting buat regenerasi lembaga strategis di tubuh Unpad. Soalnya, MWA adalah otak pengarah kebijakan non-akademik kampus — semacam “Dewan Komisaris”-nya dunia perguruan tinggi.
Mereka yang duduk di kursi MWA bakal punya pengaruh besar dalam arah tata kelola kampus, termasuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan universitas.
“Kami ingin proses ini terbuka, terukur, dan menghadirkan figur masyarakat yang punya komitmen nyata terhadap kemajuan pendidikan tinggi,” ujar Ketua Panitia Pemilihan MWA dari unsur masyarakat, Dr. Jenny Ratna Suminar, Dra., M.Si dikutip Rabu (15/10)
Dari Pendaftaran sampai Pengumuman Final
Buat kamu yang penasaran, tahapan pemilihannya udah disusun super rapi oleh Senat Akademik Unpad.
13–27 Oktober 2025: Pendaftaran dan penyerahan dokumen.
21 November 2025: Pengumuman calon anggota MWA.
25–26 November 2025: Diskusi gagasan calon di Rapat Pleno Senat Akademik.
29 November 2025: Pengumuman nama anggota terpilih.
Syaratnya gak main-main. Calon harus WNI dengan wawasan luas soal dunia kampus dan Unpad, punya integritas tinggi, bebas konflik kepentingan, gak terlibat politik, dan tentu aja siap membangun masa depan pendidikan yang lebih keren.
Wujudkan Kampus Transparan dan Kolaboratif
Dengan langkah ini, Unpad mau nunjukin kalau mereka serius menjalankan Good University Governance. Prinsipnya jelas: kampus harus dikelola secara profesional, melibatkan semua unsur — dari pemerintah, alumni, mahasiswa, sampai masyarakat.
Pemilihan ini juga diharapkan bisa jadi ajang sinergi antara dunia akademik dan publik. Karena buat Unpad, pendidikan tinggi bukan cuma urusan kampus, tapi juga masa depan bangsa.***















