Cirebon, Mediacahayu – Libur panjang sering menjadi momen bagi banyak orang untuk bepergian bersama keluarga.
Namun, di balik rumah yang ditinggalkan, potensi risiko kelistrikan kerap luput dari perhatian.
Padahal, gangguan kecil seperti kabel rusak atau perangkat yang tetap terhubung listrik bisa memicu bahaya.
PLN UID Jawa Barat mengingatkan masyarakat agar melakukan langkah pencegahan sederhana sebelum bepergian.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan keamanan instalasi listrik di rumah merupakan tanggung jawab bersama.
Menurut Sugeng, langkah paling dasar adalah mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan, seperti televisi, dispenser, rice cooker, dan pengisi daya.
Selain mencegah korsleting, kebiasaan ini juga membantu menghemat energi.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat memastikan kompor listrik, oven, maupun alat pemanas lain dalam kondisi benar-benar mati.
Pemeriksaan instalasi listrik, terutama pada kabel terkelupas dan stop kontak longgar, tak kalah penting dilakukan sebelum rumah ditinggalkan.
Bagi pelanggan listrik prabayar, ketersediaan token perlu dipastikan mencukupi selama masa liburan.
Sementara pelanggan pascabayar diimbau melunasi tagihan sebelum jatuh tempo agar tidak terjadi pemutusan sementara.
PLN juga mengingatkan agar masyarakat menghindari penggunaan colokan bertumpuk karena berpotensi menimbulkan panas berlebih.
Jika menemukan gangguan listrik atau potensi bahaya di lingkungan sekitar, laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan 123 yang siaga sepanjang waktu.
Dengan langkah preventif sederhana, rumah dapat tetap aman, sehingga liburan berlangsung lebih tenang tanpa kekhawatiran.***















