-->
Media Cah Ayu
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
No Result
View All Result
Media Cah Ayu
No Result
View All Result
Home BERITA

70 Tahun Prof. Hermawan K. Dipojono: Dari Ruang Kelas ke Masjid, Teladan Generasi

by Dharma Surya
70 Tahun Prof. Hermawan K. Dipojono: Dari Ruang Kelas ke Masjid, Teladan Generasi
Share on FacebookShare on Twitter

Cirebon Mediacahayu – Usia 70 tahun tidak mengurangi langkah Prof. Hermawan K. Dipojono untuk terus berkontribusi bagi pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda. Minggu, 5 April 2026, Masjid Salman ITB menjadi saksi kegiatan bertajuk “70 Tahun Kiprah Prof. Hermawan K. Dipojono untuk Peradaban”, sebuah momentum refleksi atas perjalanan panjang sang guru.

Acara yang digelar Rumah Amal Salman ini bukan sekadar perayaan ulang tahun. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi panggung bagi murid-murid lintas generasi untuk mengenang dan memberi penghormatan kepada sosok yang akrab disapa Mas Her. Ia dikenal bukan hanya sebagai akademisi, tetapi juga mentor, pembina karakter, dan penggerak dakwah kampus.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, yang merupakan salah satu muridnya, mengungkapkan rasa terima kasihnya:

“Kala itu Mas Her berkata, ‘Semoga kamu jadi profesor dulu, kemudian jadi menteri.’ Hari ini, doa itu terwujud,” ujarnya.

Rektor Institut Teknologi Bandung, Tatacipta Dirgantara, juga menyoroti sisi humanis gurunya:

“Bagi saya, Mas Her bukan sekadar guru, tetapi mentor dan teladan. Beliau tegas, rendah hati, dan sangat mengayomi,” tutur Tatacipta.

Kisah serupa datang dari murid-murid lintas generasi yang menekankan kepedulian Prof. Hermawan terhadap mahasiswa, terutama mereka dari keluarga kurang mampu. Sejak awal 2000-an, ia aktif membina mahasiswa penerima bantuan pendidikan, membimbing dari sisi akademik, mental, hingga spiritual.

Di balik kesuksesannya, Prof. Hermawan memilih hidup sederhana dan berfokus pada pengabdian. Ia menolak tawaran jabatan struktural di kampus demi tetap berkhidmat di masjid.

“Saya jawab, ‘Pak, saya takut dimarahi Allah.’ Saya ingin terus berkhidmat di masjid sebagai ungkapan terima kasih saya kepada Allah,” ungkapnya.

Pilihan hidup ini menegaskan prinsipnya: menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan peradaban. Setelah menuntut ilmu di Amerika Serikat, ia kembali ke Indonesia dan mengabdikan diri di Masjid Salman ITB, terinspirasi oleh Imaduddin Abdulrahim dalam membangun gerakan keummatan berbasis masjid.

Acara yang hangat ini dihadiri sekitar 100 undangan, termasuk tokoh, akademisi, keluarga, dan murid-muridnya. Momentum ini menjadi pengingat bahwa peran seorang guru tidak berhenti di ruang kelas, tetapi terus hidup dalam jejak para murid dan kontribusi mereka bagi masyarakat.

Di usia 70 tahun, Prof. Hermawan K. Dipojono membuktikan bahwa membangun peradaban tidak harus melalui panggung kekuasaan, tetapi melalui ketulusan membina manusia, menjaga nilai, dan mengabdi sepenuh hati.***

Tags: akademisi Indonesiabandungdakwah kampuskontribusi sosialMasjid Salman ITBmentor generasipembinaan karakterpendidikanProf. Hermawan K. Dipojonotokoh pendidikanulang tahun
Previous Post

Duh! Rupiah Turun 0,32 Persen Akibat Ancaman Trump ke Iran

Next Post

BSI Gelontor Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Untung Besar!

Dharma Surya

Dharma Surya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 139 Follower
  • 206k Subscriber
  • 23.9k Follower
  • 99 Subscriber
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Home 1

HUT KE 2 RADIO CAHAYU CIREBON

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Surati Mendikti, Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa Yang Gagal Ikut SNBP

Bale Jaya Dewata Jadi Kantor Dedi Mulyadi di Wilayah Cirebon

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

5 Fakta Panas Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Negosiasi Masih Buntu?

5 Fakta Panas Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Negosiasi Masih Buntu?

With 150 million daily active users, Instagram Stories is launching ads

Washington prepares for Donald Trump’s big moment

CS:GO ELeague Major pools and tournament schedule announced

5 Fakta Panas Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Negosiasi Masih Buntu?

5 Fakta Panas Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Negosiasi Masih Buntu?

Harga Emas Hari Ini Bikin Kaget, Tiga Jenama Kompak Melemah!

Harga Emas Hari Ini Bikin Kaget, Tiga Jenama Kompak Melemah!

Transformasi Radio Dimulai, PRSSNI Jabar Dorong Sistem Streaming Nasional

Transformasi Radio Dimulai, PRSSNI Jabar Dorong Sistem Streaming Nasional

Operasi Ketupat 2026 Dimulai, ini Fokus Kakorlantas

7 Fakta Nissan Rogue 2027 e-Power, SUV Hybrid yang Bikin Toyota RAV4 Panas Dingin

Recent News

5 Fakta Panas Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Negosiasi Masih Buntu?

5 Fakta Panas Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Negosiasi Masih Buntu?

Harga Emas Hari Ini Bikin Kaget, Tiga Jenama Kompak Melemah!

Harga Emas Hari Ini Bikin Kaget, Tiga Jenama Kompak Melemah!

Transformasi Radio Dimulai, PRSSNI Jabar Dorong Sistem Streaming Nasional

Transformasi Radio Dimulai, PRSSNI Jabar Dorong Sistem Streaming Nasional

Operasi Ketupat 2026 Dimulai, ini Fokus Kakorlantas

7 Fakta Nissan Rogue 2027 e-Power, SUV Hybrid yang Bikin Toyota RAV4 Panas Dingin

  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
Hubungi Kami: Radio Cah Ayu Cirebon
Cempaka Wangi Regency No.L 26, Cempaka, Kec. Talun,
Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45171
+628112239881

© 2022 MEDIA CAH AYU

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA

© 2022 MEDIA CAH AYU