Cirebon Mediacahayu – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) membukukan penyaluran KUR syariah sebesar Rp1,65 triliun hingga Februari 2026, menjangkau lebih dari 11 ribu pelaku usaha di seluruh Indonesia. Langkah ini menegaskan BSI sebagai penggerak utama sektor UMKM.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menegaskan strategi selektif untuk menjaga kualitas pembiayaan.
“Penyaluran pembiayaan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan analisis makroekonomi serta tren kualitas pembiayaan, guna memastikan portofolio tetap sehat dan berkelanjutan,” jelas Kemas di kutip Selasa 7 April 2026
Berikut 7 fakta bombastis KUR syariah BSI yang bikin UMKM untung besar:
1. Total Rp1,65 Triliun Mengalir ke UMKM
Hingga Februari 2026, BSI menyalurkan KUR syariah senilai Rp1,65 triliun, setara 11,1% dari kuota tahunan.
2. 11 Ribu UMKM Terima Dana
Lebih dari 11 ribu pelaku usaha telah tersentuh program ini, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah.
3. Fokus Sektor Halal & Produktif
Mayoritas dana mengalir ke makanan dan minuman halal, jasa, dan perdagangan, sektor yang diprediksi tumbuh pesat sepanjang 2026.
4. 65% Alokasi ke Produksi
Sebesar 65% dialokasikan ke sektor produksi, sisanya 35% ke non-produksi, sesuai arahan pemerintah.
5. Dorong Daya Beli dan Ekonomi
Program ini sekaligus memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
“Kami melihat ekosistem UMKM terus menguat, didorong oleh program seperti KUR Syariah, pengembangan ekosistem MBG melalui penyediaan SPPG, serta pembiayaan mikro dan SME,” kata Kemas.
6. Pertumbuhan Total Pembiayaan 14,32%
Total pembiayaan BSI hingga Februari 2026 mencapai Rp323 triliun, naik 14,32% yoy, didorong segmen konsumer, terutama bisnis emas.
7. Dukungan UMKM Naik Kelas
BSI menyiapkan pelatihan usaha, business matching, BSI UMKM Center, dan sertifikasi halal, agar UMKM bisa naik kelas dan bersaing di pasar global.















