-->
Media Cah Ayu
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
No Result
View All Result
Media Cah Ayu
No Result
View All Result
Home BERITA

WHO Pastikan Wabah Hantavirus Tak Seperti COVID-19

by Dharma Surya
WHO Pastikan Wabah Hantavirus Tak Seperti COVID-19
Share on FacebookShare on Twitter

Cirebon, Mediacahayu – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization memastikan wabah hantavirus yang muncul di kapal pesiar MV Hondius diperkirakan tidak akan berkembang menjadi epidemi besar seperti COVID-19. Hingga kini, lima kasus telah dikonfirmasi terkait virus Andes, salah satu strain hantavirus yang dalam kasus langka dapat menular antarmanusia.

Direktur Operasi Peringatan dan Respons Darurat Kesehatan WHO, Abdirahman Mahamud, mengatakan pola penularan virus ini berbeda dengan SARS-CoV-2 penyebab pandemi COVID-19.

“Ini adalah lingkungan spesifik dan terbatas, tempat orang-orang berinteraksi dalam kontak dekat berkepanjangan,” kata Mahamud di Jenewa, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurut dia, WHO tidak melihat potensi rantai penularan luas. “Kami percaya wabah ini tak akan menyebabkan rantai penularan lanjutan,” ujarnya.

Kasus-kasus tersebut terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius dan dikonfirmasi melalui pengujian di Afrika Selatan serta Swiss. WHO meminta pasien yang terinfeksi tetap menjalani isolasi, sementara orang yang sempat melakukan kontak erat dipantau hingga 42 hari.

Direktur WHO untuk Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi serta Pandemi, Maria Van Kerkhove, menegaskan wabah ini tidak bisa disamakan dengan awal pandemi COVID-19.

“Ini bukan SARS-CoV-2. Ini bukan awal pandemi COVID,” kata Van Kerkhove. “Penyebarannya tidak sama seperti virus corona.”

Sebagian besar hantavirus menyebar melalui hewan pengerat, terutama dari air liur, urine, atau kotoran tikus. Penularan antarmanusia disebut sangat jarang terjadi dan umumnya membutuhkan kontak dekat dalam waktu lama.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan WHO telah memberi tahu 12 negara yang warganya berada di kapal tersebut dan sempat turun di Saint Helena. Negara-negara itu antara lain Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Jerman, Belanda, Swiss, Singapura, dan Selandia Baru.

Tedros menjelaskan dua pasien pertama sebelumnya melakukan perjalanan ke Argentina, Chile, dan Uruguay, termasuk mengunjungi lokasi pengamatan burung yang diketahui memiliki populasi tikus pembawa virus Andes.

Kapal pesiar itu kini menuju Kepulauan Canary setelah memperoleh izin dari Spanyol. WHO menilai risiko penyebaran lebih lanjut masih relatif rendah dan terkendali.***

Tags: Afrika SelatanCanary IslandsCOVID-19epidemihantavirusJenewakapal pesiarkesehatan duniaMaria Van KerkhoveMV HondiusSwissTedros Adhanom Ghebreyesusvirus AndesWHO
Previous Post

SBM ITB Ungkap Dilema Industri Baja: Hijau atau Tetap Untung?

Dharma Surya

Dharma Surya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 137 Follower
  • 206k Subscriber
  • 23.9k Follower
  • 99 Subscriber
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Home 1

HUT KE 2 RADIO CAHAYU CIREBON

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Surati Mendikti, Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa Yang Gagal Ikut SNBP

Bale Jaya Dewata Jadi Kantor Dedi Mulyadi di Wilayah Cirebon

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

WHO Pastikan Wabah Hantavirus Tak Seperti COVID-19

WHO Pastikan Wabah Hantavirus Tak Seperti COVID-19

Top Skor Piala Dunia 2022, Pemain Spanyol Terdepan Dalam Perebutan

Soundtrack Piala Dunia Qatar 2022 Tak Kalah Asik

Pasca Gempa Garut, PLN Kerahkan Petugas Pulihkan Kelistrikan

WHO Pastikan Wabah Hantavirus Tak Seperti COVID-19

WHO Pastikan Wabah Hantavirus Tak Seperti COVID-19

SBM ITB Ungkap Dilema Industri Baja: Hijau atau Tetap Untung?

SBM ITB Ungkap Dilema Industri Baja: Hijau atau Tetap Untung?

Masjid Agung Bandung, Jejak 215 Tahun Islam Sunda dan Diplomasi Dunia

Masjid Agung Bandung, Jejak 215 Tahun Islam Sunda dan Diplomasi Dunia

Program MBG Dinilai Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, Cellica Soroti Gizi dan Ekonomi Desa

Program MBG Dinilai Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, Cellica Soroti Gizi dan Ekonomi Desa

Recent News

WHO Pastikan Wabah Hantavirus Tak Seperti COVID-19

WHO Pastikan Wabah Hantavirus Tak Seperti COVID-19

SBM ITB Ungkap Dilema Industri Baja: Hijau atau Tetap Untung?

SBM ITB Ungkap Dilema Industri Baja: Hijau atau Tetap Untung?

Masjid Agung Bandung, Jejak 215 Tahun Islam Sunda dan Diplomasi Dunia

Masjid Agung Bandung, Jejak 215 Tahun Islam Sunda dan Diplomasi Dunia

Program MBG Dinilai Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, Cellica Soroti Gizi dan Ekonomi Desa

Program MBG Dinilai Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, Cellica Soroti Gizi dan Ekonomi Desa

  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
Hubungi Kami: Radio Cah Ayu Cirebon
Cempaka Wangi Regency No.L 26, Cempaka, Kec. Talun,
Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45171
+628112239881

© 2022 MEDIA CAH AYU

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA

© 2022 MEDIA CAH AYU