-->
Media Cah Ayu
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
No Result
View All Result
Media Cah Ayu
No Result
View All Result
Home BERITA

Pemkot Bandung Minta Pengembang Aplikasi Jagat Perbaiki Kerusakan Taman Tegalega

by Dharma Surya
Pemkot Bandung Minta Pengembang Aplikasi Jagat Perbaiki Kerusakan Taman Tegalega
Share on FacebookShare on Twitter

MEDIACAHAYU – Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara mendesak pengembang aplikasi koin Jagat bertanggung jawab dengan kerusakan yang terjadi di taman-taman Kota Bandung akibat para pengguna yang berburu koin.

Ia menyebut berdasarkan laporan Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman (DPKP) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, pihak pengelola aplikasi Jagat akan memperbaiki kerusakan di Taman Tegalega.

“Ya tadi dilaporkan oleh Pak Kadis Pertamanan (DPKP), dari pihak aplikasinya itu mau memperbaiki taman yang rusak. Mudah-mudahan benar janjinya,” ujar Koswara di Taman Tegalega, Selasa 14 Januari 2025.

Kerusakan di Taman Tegalega diduga terjadi akibat permainan berbasis aplikasi tersebut yang mendorong pengguna untuk mencari koin di berbagai lokasi, termasuk area taman.

Ia menyebut saat ini area taman telah dijaga oleh sekuriti untuk meminimalisir adanya kembali masyarakat yang melakukan aktivitas berburu koin.

Sementara itu, Kepala DPKP Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi mengaku, meminta penghentian sementara penggunaan aplikasi ini hingga proses perbaikan selesai.

“Kami minta mereka berhenti dulu sambil melakukan perbaikan. Intinya, kita ingin kondisi taman kembali seperti semula,” kata Rizki.

Meski demikian, negosiasi dengan pihak aplikasi belum sepenuhnya tuntas karena keputusan perbaikan masih perlu persetujuan dari pimpinan perusahaan.

Namun, ada kesepahaman awal bahwa perbaikan akan dilakukan tanpa meminta dana, melainkan berupa aksi nyata di lapangan.

“Kami tidak minta uang, kami minta perbaikan langsung. Mereka sudah sepakat untuk memperbaiki beberapa taman yang terdampak,” ujar Rizki.

Selain itu, Rizki juga memberikan masukan agar konsep permainan di aplikasi tersebut diubah sehingga lebih berorientasi pada edukasi dan pelestarian ruang publik.

“Saya sarankan agar ada unsur sejarah dan edukasi dalam permainannya. Jangan hanya mencari koin untuk uang. Kalau di luar negeri sukses, belum tentu bisa diterapkan sama di sini,” jelasnya.

Ia berharap pengelola aplikasi turut bertanggung jawab atas dampak negatif yang ditimbulkan.

“Masyarakat tidak akan merusak kalau tidak ada aplikasinya. Jadi mereka harus ikut memperbaiki,” tegas Rizki. (rob)**

Tags: aplikasi jagatpengembangtaman tegalega
Previous Post

Jaga Keandalan Operasional Kereta Api, KAI Ganti Rel Baru Sepanjang 495.562 Meter

Next Post

Royal Thai Navy Demo Flight Pesawat Produksi PTDI

Dharma Surya

Dharma Surya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 138 Follower
  • 206k Subscriber
  • 23.9k Follower
  • 99 Subscriber
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Home 1

HUT KE 2 RADIO CAHAYU CIREBON

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Mengenal Hate Language, Lawan dari Love Language

Surati Mendikti, Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa Yang Gagal Ikut SNBP

Bale Jaya Dewata Jadi Kantor Dedi Mulyadi di Wilayah Cirebon

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

Semakin Nyaman, KA Jaka Tingkir Akan Gunakan Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi Mulai 25 Juli 2024

Hujan Deras Kembali Hantam Jalur Cibeber–Lampegan, KA Siliwangi Dibatalkan

Hujan Deras Kembali Hantam Jalur Cibeber–Lampegan, KA Siliwangi Dibatalkan

With 150 million daily active users, Instagram Stories is launching ads

Washington prepares for Donald Trump’s big moment

CS:GO ELeague Major pools and tournament schedule announced

Hujan Deras Kembali Hantam Jalur Cibeber–Lampegan, KA Siliwangi Dibatalkan

Hujan Deras Kembali Hantam Jalur Cibeber–Lampegan, KA Siliwangi Dibatalkan

UTBK 2026 di UPI Nyaris Tanpa Gangguan, Ini 5 Fakta Penting Hari Pertama

UTBK 2026 di UPI Nyaris Tanpa Gangguan, Ini 5 Fakta Penting Hari Pertama

2 Kapal Tanker Pertamina Masih Terkunci, Ini 6 Dampaknya ke Indonesia

2 Kapal Tanker Pertamina Masih Terkunci, Ini 6 Dampaknya ke Indonesia

LPG 12 Kg Tembus Rp228 Ribu! 7 Fakta Penting Kenaikan Harga dan Dampaknya ke Dompet Warga

LPG 12 Kg Tembus Rp228 Ribu! 7 Fakta Penting Kenaikan Harga dan Dampaknya ke Dompet Warga

Recent News

Hujan Deras Kembali Hantam Jalur Cibeber–Lampegan, KA Siliwangi Dibatalkan

Hujan Deras Kembali Hantam Jalur Cibeber–Lampegan, KA Siliwangi Dibatalkan

UTBK 2026 di UPI Nyaris Tanpa Gangguan, Ini 5 Fakta Penting Hari Pertama

UTBK 2026 di UPI Nyaris Tanpa Gangguan, Ini 5 Fakta Penting Hari Pertama

2 Kapal Tanker Pertamina Masih Terkunci, Ini 6 Dampaknya ke Indonesia

2 Kapal Tanker Pertamina Masih Terkunci, Ini 6 Dampaknya ke Indonesia

LPG 12 Kg Tembus Rp228 Ribu! 7 Fakta Penting Kenaikan Harga dan Dampaknya ke Dompet Warga

LPG 12 Kg Tembus Rp228 Ribu! 7 Fakta Penting Kenaikan Harga dan Dampaknya ke Dompet Warga

  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA
Hubungi Kami: Radio Cah Ayu Cirebon
Cempaka Wangi Regency No.L 26, Cempaka, Kec. Talun,
Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45171
+628112239881

© 2022 MEDIA CAH AYU

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
  • RADIO
  • ACTIVATION
  • COMMUNITY
  • KONTAK
  • BELANJA

© 2022 MEDIA CAH AYU